Kamis, Juni 18, 2026
Sabak Betuah
  • HEADLINE
  • PERISTIWA
  • INFORMATIF
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • DESA
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENT
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • PERISTIWA
  • INFORMATIF
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • DESA
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENT
No Result
View All Result
Sabak Betuah
No Result
View All Result
Home HEADLINE

“PPTB: Dari Mana Datang, Ke Mana Tujuan?”

redaksi jambi by redaksi jambi
Januari 12, 2025
in HEADLINE, INFORMATIF, PEMERINTAHAN, PERISTIWA
300 22
0
“PPTB: Dari Mana Datang, Ke Mana Tujuan?”
Share on FacebookShare on Twitter

Jambi, 12 Januari 2025
Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Jambi menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap peran dan keberadaan Perkumpulan Pengusaha Tambang Batubara (PPTB) di Provinsi Jambi. Dalam pandangan AWaSI, PPTB terkesan hanya menjadi corong kepentingan pengusaha tambang tanpa memperhatikan dampak buruk yang ditanggung masyarakat akibat aktivitas angkutan batubara via jalan darat.

Advertisement Banner

Ketua AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP, dalam keterangannya menyatakan, “Kami melihat PPTB lebih fokus meminta kemudahan dan kebijakan yang menguntungkan mereka, tanpa menunjukkan tanggung jawab yang memadai terhadap semua permasalahan yang timbul akibat aktivitas mereka. Pertanyaan besar kami adalah: apakah PPTB ini memiliki legitimasi hukum yang jelas sehingga bisa berbicara seolah-olah mereka berhak meminta apa saja dari pemerintah?”

 

Eksternalitas Negatif yang Ditanggung Masyarakat

AWaSI menyoroti sejumlah eksternalitas negatif yang telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat Jambi, termasuk:

  1. Kerusakan Infrastruktur Jalan:
    Truk-truk pengangkut batubara dengan muatan berlebih telah menyebabkan kerusakan parah pada jalan umum di Jambi, sehingga masyarakat harus menghadapi jalan yang rusak, bahkan membahayakan nyawa mereka.
  2. Kemacetan Parah:
    Setiap hari, ribuan truk batubara menciptakan kemacetan panjang yang menghambat mobilitas warga. Waktu produktif hilang, akses ke fasilitas publik terhambat, dan perekonomian lokal terganggu.
  3. Polusi Udara dan Kesehatan:
    Debu batubara yang dihasilkan dari aktivitas angkutan telah memperburuk kualitas udara, meningkatkan risiko penyakit pernapasan di kalangan warga yang tinggal di sepanjang jalur angkutan.
  4. Kecelakaan Lalu Lintas:
    Angkutan batubara juga memicu lonjakan kecelakaan lalu lintas yang sering kali merenggut nyawa. Hingga kini, tidak ada kompensasi nyata yang diberikan kepada korban oleh pengusaha tambang atau PPTB.

 

PPTB: Keberadaan yang Dipertanyakan

AWaSI mempertanyakan legalitas dan transparansi organisasi PPTB yang mengaku sebagai perwakilan pengusaha tambang di Jambi. “Apakah PPTB ini berbadan hukum? Apakah mereka memiliki struktur organisasi yang jelas? Atau hanya sekadar perkumpulan informal yang bekerja untuk melindungi kepentingan segelintir orang?” tegas Erfan.

Keberadaan PPTB dianggap tidak memberikan solusi terhadap kerusakan yang mereka sebabkan. Justru sebaliknya, mereka terus meminta pemerintah untuk membuka kembali jalur darat tanpa memperhitungkan dampak buruk yang harus ditanggung masyarakat.

AWaSI juga mempertanyakan mengapa PPTB tidak mendorong anggota mereka untuk berinvestasi dalam jalur khusus angkutan batubara. Sebagai organisasi yang mewakili pengusaha besar, kontribusi mereka untuk mengurangi eksternalitas negatif seharusnya jauh lebih signifikan.

 

Tuntutan AWaSI

AWaSI Jambi menuntut pemerintah untuk:

  1. Melakukan Audit Legalitas PPTB:
    Legalitas organisasi ini harus diperiksa. Jika tidak memiliki dasar hukum yang jelas, maka pemerintah harus menghentikan semua bentuk negosiasi atau dialog dengan PPTB.
  2. Menuntut Akuntabilitas:
    PPTB harus bertanggung jawab atas eksternal cost yang ditanggung masyarakat, termasuk kerusakan jalan, biaya kesehatan, dan dampak sosial lainnya.
  3. Menghentikan Angkutan Batubara via Jalan Darat:
    Jalur darat harus segera ditutup sepenuhnya dan dialihkan ke jalur khusus atau jalur sungai untuk mengurangi dampak buruk pada masyarakat.

 

Kesimpulan: PPTB, Wadah Kepentingan atau Penyebab Masalah?

AWaSI Jambi menyerukan kepada masyarakat untuk tidak diam atas dampak buruk yang dihasilkan oleh aktivitas angkutan batubara. Keberadaan PPTB yang hanya menjadi alat lobi pengusaha tambang tanpa kontribusi nyata kepada masyarakat harus dievaluasi dengan tegas.

“Jangan biarkan organisasi seperti PPTB terus-menerus meminta kebijakan yang merugikan masyarakat banyak. Jika mereka tidak bisa bertanggung jawab atas kerusakan yang mereka timbulkan, keberadaan mereka di Jambi harus dipertanyakan,” tutup Erfan.

AWaSI Jambi – Untuk Jurnalisme yang Berkeadilan

Share408Tweet255Pin92Scan
Previous Post

“Bangun-Bongkar-Rugi: Drama Proyek Tanggo Rajo, Siapa Sutradaranya?”

Next Post

“Uang Negara Sia-sia, Kajian Sungai Cuma Ganti Sampul!”

Next Post
“Uang Negara Sia-sia, Kajian Sungai Cuma Ganti Sampul!”

"Uang Negara Sia-sia, Kajian Sungai Cuma Ganti Sampul!"

Pimpinan Bae Cukai Jambi lari Tidak Mau Diwancarai Awak Media, marak nya rokok ilegal

Pimpinan Bae Cukai Jambi lari Tidak Mau Diwancarai Awak Media, marak nya rokok ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

    Advertisement Banner
    • Trending
    • Comments
    • Latest
    Yun Ilman Optimis Lolos ke Senayan, Ini Latar Belakang dan Sepak Terjang ‘Sang Jenderal’ Nomor 8 dari Golkar

    Yun Ilman Optimis Lolos ke Senayan, Ini Latar Belakang dan Sepak Terjang ‘Sang Jenderal’ Nomor 8 dari Golkar

    November 15, 2023
    Warga Senaung Resah, Pencurian Tiang Kayu Bulian Kembali Terjadi

    Warga Senaung Resah, Pencurian Tiang Kayu Bulian Kembali Terjadi

    Juni 16, 2026
    Wabup Dan Sekda Tanjabtim Hadiri Safari Ramadhan Kecamatan Geragai

    Wabup Dan Sekda Tanjabtim Hadiri Safari Ramadhan Kecamatan Geragai

    Maret 24, 2024
    RDP Komisi IV Ungkap KB Djuwita Prakarsa Belum Memiliki NPSN, Publik Pertanyakan Tata Kelola Pendidikan

    RDP Komisi IV Ungkap KB Djuwita Prakarsa Belum Memiliki NPSN, Publik Pertanyakan Tata Kelola Pendidikan

    Juni 17, 2026
    “Uang Negara Sia-sia, Kajian Sungai Cuma Ganti Sampul!”

    “Uang Negara Sia-sia, Kajian Sungai Cuma Ganti Sampul!”

    Januari 12, 2025
    RDP Komisi IV Ungkap KB Djuwita Prakarsa Belum Memiliki NPSN, Publik Pertanyakan Tata Kelola Pendidikan

    RDP Komisi IV Ungkap KB Djuwita Prakarsa Belum Memiliki NPSN, Publik Pertanyakan Tata Kelola Pendidikan

    Juni 17, 2026
    Warga Senaung Resah, Pencurian Tiang Kayu Bulian Kembali Terjadi

    Warga Senaung Resah, Pencurian Tiang Kayu Bulian Kembali Terjadi

    Juni 16, 2026
    Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibawa ke Forum RDP DPRD Batam

    Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibawa ke Forum RDP DPRD Batam

    Juni 15, 2026
    Di Balik Djuwita Batam Center: Mantan Guru Ungkap Dugaan Sistem Internal yang Tak Banyak Diketahui Publik

    Di Balik Djuwita Batam Center: Mantan Guru Ungkap Dugaan Sistem Internal yang Tak Banyak Diketahui Publik

    Juni 8, 2026
    Kapolres Tanjabtim Perintahkan Kasat Reskrim Dan Kapolsek Rantau Rasau Untuk Melakukan Penegakkan Hukum Terhadap Pelaku Yang Melakukan Penimbunan BBM 

    Kapolres Tanjabtim Perintahkan Kasat Reskrim Dan Kapolsek Rantau Rasau Untuk Melakukan Penegakkan Hukum Terhadap Pelaku Yang Melakukan Penimbunan BBM 

    Juni 7, 2026

    Popular

      Sabak Betuah

      © 2023 Sabak Betuah / by - Zabak Creative

      Tentang Kami

      • Redaksi
      • Tentang Kami
      • Pedoman Siber
      • Kontak

      Ikuti Kami

      • Login
      No Result
      View All Result
      • HEADLINE
      • PERISTIWA
      • INFORMATIF
      • HUKRIM
      • POLITIK
      • PENDIDIKAN
      • DESA
      • PEMERINTAHAN
      • PARLEMENT

      © 2023 Sabak Betuah / by - Zabak Creative

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In