Tanjung Jabung Timur – Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Zillawati, hadir dalam kegiatan Doa Bersama dan Aksi 1.000 Lilin yang diselenggarakan Polres Tanjab Timur, Minggu malam (31/08/2025). Acara ini digelar serentak sesuai arahan Kapolda Jambi sebagai bentuk kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Berdasarkan undangan resmi dengan Nomor: B/253/VIII/OPS.1.3/2025, kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolres Tanjab Timur mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan penyalaan lilin yang menjadi simbol persatuan, harapan, dan doa bagi kedamaian Jambi serta Indonesia secara umum.
Zillawati Apresiasi Kegiatan
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Tanjab Timur, Zillawati, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres dan jajaran yang telah menggagas kegiatan ini. Menurutnya, doa bersama dan penyalaan 1.000 lilin bukan sekadar ritual seremonial, tetapi memiliki makna yang dalam.
“Penyalaan lilin ini adalah simbol cahaya yang menyingkirkan kegelapan. Artinya, kita berharap agar segala bentuk persoalan di tengah masyarakat, termasuk konflik sosial, perpecahan, dan berbagai tantangan yang kita hadapi, dapat diterangi dengan kebersamaan dan doa,” ujar Zillawati.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat akan selalu hadir dan mendukung kegiatan-kegiatan positif yang menguatkan persatuan. “Kehadiran kami adalah bentuk dukungan moral bahwa wakil rakyat selalu bersama masyarakat, bersama pemerintah, dan bersama kepolisian untuk menjaga daerah ini tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Makna 1.000 Lilin
Aksi 1.000 lilin yang digelar di halaman Mapolres Tanjab Timur ini menjadi momentum penting, di mana cahaya lilin yang menyala serentak menggambarkan tekad kolektif untuk menjaga kedamaian. Lilin-lilin tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dalam menghadirkan cahaya dan kebaikan di tengah lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini juga terhubung melalui Zoom Meeting bersama Kapolda Jambi, sehingga seluruh jajaran kepolisian di kabupaten/kota dapat mengikuti doa bersama secara terpadu. Hal ini menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat adalah kunci terciptanya ketenteraman.
Kehadiran Forkopimda
Selain Ketua DPRD, acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Semua unsur yang hadir larut dalam suasana khidmat, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kedamaian adalah tanggung jawab bersama.
Kapolres Tanjab Timur, AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Doa dan kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, kita bisa menjaga Tanjab Timur tetap kondusif,” ujarnya.
Harapan untuk Jambi
Bagi masyarakat Jambi, Islamic Center, rumah ibadah, maupun kegiatan doa bersama seperti ini bukan sekadar simbol, tetapi juga energi spiritual yang memperkuat tekad kolektif membangun daerah. Ketua DPRD Zillawati berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga mampu mempererat persaudaraan lintas elemen.
“Semoga semangat persatuan ini bukan hanya dirasakan pada malam ini, tapi juga menjadi cahaya dalam langkah kita ke depan. Mari kita jaga Jambi tetap aman, damai, dan bermartabat,” tutup Zillawati.
Acara Doa Bersama dan Aksi 1.000 Lilin berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat. Ribuan cahaya lilin yang berkobar di halaman Mapolres Tanjab Timur menjadi saksi kebersamaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menguatkan doa demi keamanan dan kedamaian bangsa. (Red).






